Cinta sejati adalah
cinta yang tak mementingkan diri sendiri. Kita hanya peduli kepada orang lain.
Kita berkata kepada mereka, "Pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu, apa
pun yang kamu lakukan," dan kita bersungguh-sungguh dengan perkataan itu.
Kita hanya ingin mereka bahagia.
Cinta sejati itu
langka. Banyak dari kita suka berpikir bahwa hubungan istimewa kita adalah
cinta sejati, bukan cinta asmara. Berikut ini adalah sebuah tes untuk menilai
cinta Anda termasuk jenis
yang mana.
Pikirkanlah pasangan
Anda. Bayangkan wajahnya di benak Anda. Kenanglah hari Anda bertemu dengannya
dan saat-saat indah bersamanya. Sekarang bayangkan Anda menerima sepucuk surat
dari pasangan Anda. Surat itu memberitahukan Anda bahwa si dia telah jatuh hati
kepada sahabat Anda, dan mereka telah pergi untuk hidup bersama.
Bagaimana perasaan
Anda?
Jika cinta Anda
adalah cinta sejati, Anda akan begitu tergetar bahwa pasangan Anda telah
menernukan orang yang lebih baik dari diri Anda, dan dia bahkan sekarang lebih
berbahagia. Anda akan merasa gembira karena pasangan dan sahabat Anda dapat
berbagi hidup bersama-sama. Anda akan sangat gembira karena mereka saling
mencintai. Bukankah kebahagiaan pasangan Anda adalah hal yang terpenting dalam
cinta sejati Anda?
Cinta sejati itu
langka.
Seorang ratu tengah
melihat keluar dari jendela istananya ke arah Buddha yang sedang berjalan untuk
menerima dana makanan di kota. Raja melihatnya dan menjadi cemburu terhadap
kesetiaan sang ratu kepada Sang Petapa Agung. Dia memarahi sang ratu dan
menuntut untuk tahu siapa yang lebih dicintai sang ratu, Buddha atau suaminya.
Sang ratu adalah pengikut Buddha yang setia, tetapi pada saat itu Anda harus sangat
hati-hati jika suami Anda adalah seorang raja. Hilang kepala berarti hilang
kepala betulan. Sang ratu ingin menjaga kepalanya tetap utuh, maka dia menjawab
dengan kejujuran yang tak terbantahkan, "Saya mencintai diri saya lebih
dari Anda semua!"